CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

29 Oktober 2008

SUMPAH MAHASISWA INDONESIA

KONFRENSI MAHASISWA INDONESIA
YOGYAKARTA 23 - 28 OKTOBER 2008

hari pertama pada tanggal 23 oktober 2008 dibuka oleh perwakilan dari rektorat UGM selaku tuan rumah
mulai tanggal 24 seluruh peserta yang merupakan adalah perwakilan dari seluruh bem se indonesia yang merupakan presiden mahasiswa dari berbagai universirtas yang tersebar dari sabang hingga merauke
yang dibagi menjadi 11 komisi.Komisi Pendidikan
2.Komisi Ekonomi
3.Komisi Sosial Budaya
4.Komisis Politik
5.Komisi Lingkungan
6.Komisi Sumber Daya Alam
7.Komisi Ketahanan Pangan
8.Komisi Kesehatan
9.Komisi Pertahanan dan Keamanan
10.Komisi IPTEK
11. yang merupakan komisi tambahan adalah "komisi aset2 bangsa"
hari ke 2 dan 3 ini kamu mambahas menganai segala permasalahan bangsa yang terdapatt di 11 komisi tersebut
hiungga ada akhirnya kami mencoba untuk merancang sebuah sumpah yang ada saatnya disebut sebagai sumpah mahasiswa indonesia karena yang merancang da membuat adalah erwakilan mahasiswa yang berjumlah jutaan yang pada hari ini berada di jogjakarta

pada hari ke 3 inipun kami berkunjung ke keraton sebagai salah satu bentuk apresiasi kami selaku pendatang yang baik, hari2 selanjutnya dilanjutkan oleh berbagai sidang pleno hingga pada saatnya hasil rancangan yang kami milki diuji di depan para ahli

hari berganti hari dan akhirnya pada tanggal 28 oktober 2008 pada pukul 04.00 kami perwakilan mahasiswa indonesia telah berhasil membuat sebuah sumah yang ada akhirnya kami bawa ke daerah kami masing2 yang berbunyi

SUMPAH MASHASISWA INDONESIA

“Kami Putera dan Puteri Indonesia Bersumpah untuk Terus Berjuang dan Berkarya dengan Segala Daya Demi Terciptanya Indonesia Berdaulat dan Sejahtera sebagai Bakti Kami pada Negeri”

JOGJAKARTA 28 OKTOBER 2008
ATAS NAMA RAKYAT INDONESIA
_BEM SELURUH INDONESIA_



dan hasil ini akan kami diskusikan lebih lanjut pada ertemuan selanjutnya yaitu di universitas lamung yang insya allah akan diadakan pada bulan desember ini.



terima kasih untuk semua mohon untuk menyebarkan hasil dari konfrensi ini demi kita semua, mahasiswa indonesia yang berupaya berkontribusi bagi masyarakat bangsa dan negara kesatuan republik indonesia

24 September 2008

“Mencari dan mengukur keilmiahan sebuah buku”

M.ade Irfan Nugratama
ILMU Pemerintahan
NIM 22676
Judul :Komnas HAM pergulatan dalam transisi politik
karya Cornelis,Lay
Pratikno
Terbit di yogyakarta,oleh PUSTAKA PELAJAR OFFSET
tahun terbit 2002



Pandahuluan
orang -orang yang mempelajari bahaa arab mengelami sedikit kebingungan tatkala menghadapi kata ilmu,dalam bahasa arab al-”ilm berarti pengetahuan ,sedangkan kata ilmu dalam bahsa indonesia biasa merupakan terjemahan science,ilmu dalam bahsan science adalah hanya sebagian dari al'ilm maka, seharusnya diterjemahkan sain saja. Dalam review buku ini akan dikemukakan sebuah buku yang berjudul “KOMNAS HAM 1998 -2001 sebuah pergulatan dalam transisi politik.,yang akan diberikan beberapa pendapat mengenai seberapa jauh dan seberapa berbobotkah buku tersebut.1

Apakah buku KOMNAS HAM 1998 -2001 sebuah pergulatan dalam transisi politik adalah sebuah kegiatan ilmiah ? Apa saja yang membuat sebuah karya itu adalah kegiatan ilmiah ?

Pengetahuan itu berdaarkan asas rasional dan empiris.

Inilah yang mengukur berat atau tidaknya teori dalam sain,buktikan bahwa rasional dan tunjukan bukti empirisnya,karena dalam hal ini ita tidak boleh tertipu dalam oleh bukti empirisnya saja..2di dalam buku ini menjelaskan bahwa bukti empiris yang ada sejalan dengan rasional yang kita bayangkan,terutama dalam bab2 yang mengungkapkan mengenai Tugas Dan Fungsi HAM

Objek penelitian adalah sesuatu yang abstrak
Dalam hal ini sesuatu yang kita lihat adalah sesuatu yang nyata yang aa dalam kehidupan kita sehari hari, tidaklah jangkal jika sesuatu yang kita tulisadalah sesuatu yang tidak diketahui oleh orang banyakk, dalam kasus ini buku tersebut menyebutkan dan memaparkan sesuatu yang sudah kita tahu,kita kenal sejak lama dan sangat nyata terdapat dalam kehidupan kita.

Logis dan rasional
Sesuatu yang rasionla adalah sesuatu yang mengikti atau sesuai dengan huku alam,disini akal itu sempit saja hanya sebatas hukum alam. Itulah sebabnya dapat dikatakan bahwa pemikiran yang rasional belum dapat disebut pemikitran tinggat tinggi,pemikiran rasional belum mampu mengungkap sesuatu yang tidak dapat diukur dengan hukum alam,oleh karena itu dibutuhkan sesuatu yang lebih jauh agi dan segala pemikiran haruslah logis
dalam hal ini di dalam buku komnas HAM merupakan sesuatu yang cukup logis, terlihat dari alur dan segala bukti- bukti yang membuat segalanya terlihat sangat jelas.

Hipotesis harus berdasarkan rasio
Hipotesis saja belum cukup jika belum dibeberkan secara lanjut dan menghasilkan buti dan realialistiki atau menjadi sebuah kebenaran , sehinggga ketika melakukan kegiatan ilmiah semua hipotesis haruslah disusun lebih sederhana sehingga membuat semu dapat mengetahui hipotesis yang jelas, dan hipotesis tersebut haruslah berdasarkan rasio.yang banyak dipikirkan oleh orang bnayka sehingga dapat teuji nantinya pada saat akan membuat kesimpulan.3
Dalam kasus ini buku trsebut memiliki sebuah rasio yang cukup relevan sehinga dapat dibuktikan kebenaranya di akhir bab dalam buku tersebut,dan hipotesis yang diberikan adalah hipotesis yang diketahui dan dipikirkan oleh orang banyak.

Teori sebagai alat ekspalanasi

Berbagai sain yang ada sampai sekarang ini secara umum berfungsi sebagai alat untuk membuat ekspalanasi kenyataan.Menurut T.Jacob ( manusia, ilmu dan teknologi, 1993 7-8 )sain merupakan suatu sistem paling dapat diandalkan dibandingkan dengan sistem lainnya dalam memahami masa lapau,sekarang danmengubah masa depan.
Di dlam buku tersebut banyak dijelaskan mengenai teori – teori yang bersangkutan dengan HAM dan permasalahannya sehingga dalam buku tersebut sangat kompleks dalam menjelaskan mengenai masalah yang terjadi diantara komna HAM

Ada teori sebagai alat pengontrol.
Sesuai yang tadi sudah dijelaskan bahw adalam sebuat penelitian ilmiah haruslah ada teori – teori yang dapat mendukung kita dalam membuat sebuah karya tulis ilmiah trsebut,dan menurut saya teori yang ada di dalamnya sudahlah cukup untuk mengontrol isi bacaan dalam buku tresebut sehinga di dalam buku tersebut,permasalahan – permasalahan tidak melebar dan tetap fokus.

METODOLOIGI

Kepastian yang sekarang sedang dicari oleh epistimologi dimungkinkan oleh suatu ketidakpastian terhadap epistimologi dan (metodologi ) merupakan obatnya. Maka episyimologi pada dasarnya bersifat reflektif.setiap anggapan umum dapat dijadikan anggapan reflektif dan mengusir keraguan ini.4
Kesimpulan

Dapat disimpulkan bahwa bukui komnas HAM pergulatan dalam transisi politik adalah sebuah buku yang didasarkan dari penelitian dan kegiatan ilmiah,terbuti dengan berbagai macam cara mengukur keilmiahan yang tredapat dalam buku tersebut.dan itulah hasil pengukuran karya buku dosen kita pak cornelis lay yang sangat terlihatsebagai karya yang sangat bagus dan memilki kualitas tinggi sebagai buku ilmiah dari sebuah kegiatan ilmiah.

Apakah itu kekuasaan

1.Apakah yang dimaksud dengan kekuasaan :
Kekuasaan adalah kemampuan seseorang / sekelompok manusia untuk mempengaruhi tingkah laku seseorang atau kelompok lain sedemikian rupa sehingga sesuai dengan keinginan dan tujuan orang yang memilki kekuasaan tersebut 1 Sehingga kekuasaan adalah suatu gejala sosial dan setiap individu -individu akan berusaha untuk mendapatkannya, dan hal tersebut adalah syarat dan sudah mutlak demi pemenuhan kebutuhannya dalam menjalani kehidupan.2
Kekuasaan itu adalah sebuah kuasa seseorang terhadap sebuah anggota komunitas terrtentu yang berada dalam suatu wilayah.seorang penge\uasa akan mengatur segala hal yang menyangkut kepentingan kelompoknya dan juga di dalam sebuah kelompok pastinya ada seorang yang akan mendominasi kekuasaan di suatu daerah atau wilayah tertentu itu3

2.Bagaimana perjuangan dalam mendapatkan kekuasaan
Dalam konteksnya bahwa kekuasaan itu harus didapatkan melalui perjuangan dan kerja keras, yang sekiranya dapat menimbulkan suatu konflik, kekuasaan bisa didapatkan melalui sebuah pertempuran dan perjuangan politik, melalui kampanye -kampanye politik agar dapat membuat kita semakin disukai atau memperlemah lawan politik kita (Black Campaign) dan memberikan kekuatan bagi kita, dan juga untuk memperoleh pengakuan dari orang lain mengenai apa yang telah kita dapatkan yaitu kekuasaaan, karena kekuasaaaan tidak datang dengan sendiriya.dan sering kali kita gagal untuk mendapatkannya walaupun sudah mencobe untuk kesekian kalinya, itu dikarenakan kesalahan perhitungan dan strategi, jadi ketika kita ingin mendapatkan kekuasaan maka kita harus memilki stategi yang jitu agar kita lebih mudah utuk mendapatkannya dan mendapatka pengakuan dari yang lain.Perlunya strategi untuk mendapatkan kekuasaan dan juga pengorbanan yang lebih serta mencari dukungan dari kelompok tersebut agar dirinya dapat berkuasa secara mutlak di dalam sebuah kelompok tertentu tersebut.

3.Bagaimana Perjuangan mempertahankan kekuasaan
Kekuasaaan yang sudah kiota dapatkan dengan susah payah tersebut haruslah dipertahankan, karena setiap saat akan selalu ada yang mencoba untuk menumbangkan kita, kekuasaan harus dipertahankan dengan kerja keras dan protecive yang sangat ketat sehingga peluang untuk menghindari serangan leih besar.karena stiap mahlukyan diciptakan itu pada dasarnya adalah mahlk social dan tidak dapat hidup sendiri maka dalam ha ini pun singa pengembara yang kesepian berusaha untuk mendapatkan kekuasaan dari singa yang telah mendapatkan kekuasaan
Di dalam mem[pertahankan kekuasaan kita perlu manambah kewaspadaan terhadap berbagai macam serangan mendadak, karena semakin berkuasa maka akan semakin besar pula tantangan yang kita hadapi dan kita harus menambah kewaspadaan , oleh karena itu dibuhkannya kerjasama kelompok untuk menambah kewaspadaan yang mangencam kita dan kekuasaan kita, selain itu pun seorang pemimpin harus bias manembah anggota kelompoknya untuk memperbesar kemungkinan untuk mendapatkan tujuan bersama kelompok kita.4

4.Apa yang didapatkanpada sang penguasa?
Kekuasaan yang telah diperoleh oleh seseorang dapat mereka kendalikan demi kepentingan dirinya semata, kelompok -kelompok dapat diarahkan untuk mencapai tujuan dirinya, dan memberkan semua yang diinginkannya,dan dapat mencurahkan hastrat sosial yang ada dalam dirinya
Penguasa mendapatkan semua yang diinginkannya di dalam kelompok, mengenai pengakuan dan hal hal lain yang dapat diberikan kelompok padanya, tujuan tujuan tertentu untuk sang penguasa ataupun demi kepentingan kelompok itu sendiri.5.
Seorang penguasa akan dapat mendapatkan kehidupan yang lebih layak kearena di dalamnya penguasa mendapatkan sesuatu yang tidak didapatkan oleh selain penguasa, adanya hak istimewa diantara para penuasa yang dapat membuat sang penguasa dapat bertindak sesuai dengan keinginannya sehingga dapat mempermudah untuk mencapai tujuan individu sang penguasa maupun kelompok yang dikuasainya.

5.apakah sumber –sumber kekuasaan itu
sumber kekuasaan pada dasarnya adala sebuah kelomompok yang memilki sebuah tujuan dan kepentingan yang sama dan dibutuhkan seorang yang cakap untuk enjadi pemimpin mereka sehingga dengan mudah mereka dapat encapai tujuannya, pada dasarnya kekuasaan dipandang sebagai perilaku manusia, dan hubungan antara unsur –unsur kekuasaan dan operilaku kekuasaan dan perilaku kekuasaaan harus dfomulasikan sedemikian rupa sehingga dapat diuji secara empiris, adi kekuaaan itu adalah abstrak namun di dalamnya terdapat unsure yang sangat dibutuhkan manisai yaitu social, maka sumber utama dari kekuasaan adalah manusia itu sendiri berikut dengan kepentingannya6
adanya keahlian yang dapat membuat sang penguasa lebih bisa diterima oleh semua anggota kelompok yang memilki tujuan yang sama tersebut, diantarannya juga adanya paksaan psikis dan paksaan fisik yang membuat dirinya lebih berkuasa dan diterima oleh anggota kelompok tersebut.adanya komunikasi pun mempengaruhi kekuasaan seseorang di dalam kelompoknya sehingga komunikasi berkaitan erat dengan kepemimpinan seseorang 7

11 September 2008

pancasila




Pancasila yang dapat dikatakan sebagai pearadigma berfikir bangsa indonesiaa sejak tahun 1945,menyangkut muatan ajaran, teorii, dalil bahkan juga cara pandang seluruh bangsa indonesia dan cenderung berfungsi menjadi ideologi bangsa. Dengan masuknya pancasila dalam kawasan filsafat ilmu dan yang kemudian diletakan diatas pancasila iu sendiri sebagai paradigma perlu kita pahami dasar dan arah penerapannya.


Sejak jaman dahulu setiap orang salalu memberikan batasan bagaimana ilmu pengetahuan itu,namun satelah ilmu pengetahuan menampakan diri sebagai masyarakat sebagai proses dan sebagai produk, filsafat yang diyakini induk dari ilmu pengetahuan mempunyai corak motodologik dengan segala sesuatu yang ada yang mungkin diterangkan berbagai macam kosmogoni dan theogoninya diuraikan peran para dewa. Pasca aristoteles datanglah isarat akan datangnya tahapan baru yaitu filsafat yang harus mengabdi kepada agama, sehingga timbul anggapan bahwa “jika oraang yunani adalah bapak metode iLmiah maka muslim adalah bapak angkatnya”, namun setelah gerakan revolusioner pada masa renaisance di abad ke 15 suatu kehidupan dan tatanan baru suatu kehidupan pembebasan kedudukan yang semula koloni dan sukoloni agama dan gereja saat itu.



Dengan adanya faktor heuristik yang medorong lahirnya cabang – cabang ilmu pengetahuan yang baru yang kini melaju dengan cepat, mendasar dan sangat spektakuler dan juga menyentuh segala aspek yang ada di kehidupan kita secara eksistensi dan akan merombak budaya manuisa secara intensif. Saat ini bangsa tengah mengalami transisi budaya nasional kebangsaan menuju budaya global, media yang membuat batasan batasan se,pit yang menjadi terbuka elektisnamun tetap mentoleransi adanya plutirumitos sebagaimna digerakan oleh faham post modernism.


Hubungan antara pancasila dan ilmu pengetahuan tidak dapat lagi ditempatkan secara dikotomis saling bertentangan , pancasila haruslah disrtai sikap kritis ilmu pengetahuan sehingga menjadikan pancasila sebagai sumber paradigma yang sangat kuat untuk saat ini, sehingga tidak mehirkan akibat fatal bagi kehidupan umat manusia, oleh karena itu setiap warmga negara indonesia haruslah menjadikan pancasila sebagai paradigma kehidupannya dimasa kelak dan menjadikan pancasila sebagai falsafah kehidupan.

10 September 2008

Belenggu degradasi bangsa di era kemerdekaan R.I ke 63

Belenggu degradasi bangsa di era kemerdekaan R.I ke 63

Manusia adalah subjek sekaligus objek dari pembangunan sebuah bangsa. Jadi, sebenarnya apa yang tengah diusahakan dan dikerjakan dengan begitu serius oleh seluruh manusia adalah demi manusia itu sendiri; yaitu demi kesejahteraan dan kemakmuran. Bila kita sadari, memang sesungguhnya yang menjadi akar serta inti paling penting untuk berlangsungnya berbangsa dan bernegara adalah manusia, maka menjadi relevan bila kita simpulkan bahwa titik pangkal untuk kita memulai mengurai benang kusut krisis multidimensi di Indonesia adalah diawali dari manusia Indonesia itu sendiri.
17 agustus adalah hari yang sangat fenomenal. 63 tahun yang lalu bangsa ini menyatakan kemerdekaannya setelah penjajahan beratus ratus tahun lamanya, setelah perjungan yang sangat lama. Namun apakah bangsa ini sudah benar- benar terbebas dari belenggu penjajahan? Apakah perjuangan para pahlawan hanyalah sia-sia belakang dalam upayanya m,erebut kemerdekaan negara Kesatuan republik Indonesia. Yang nyatanya telah banyak ditinggalkan oleh para pemuda. Semangat para pahlawan yang seakan hilang, dan tiada lagi penghormatan kepada jasa-jasa para pahlawan kita.
Posisi pemuda yang mulia sebagai tulang punggung bangsa seharusnya menjadi kendaraan hati nurani rakyat. Artinya, tantangan terbesar dari perjuangan kebangsaan kita sekarang ini adalah menghapus penjajahan bangsa dan negara oleh bangsa kita sendiri dalam bentuk korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Inilah yang tidak diaktualisasi optimal oleh pemuda-pemudi ketika mereka berinteraksi dengan kekuasaan dan kelompok-kelompok kepentingan politik. )1

Rasa khidmat dalam berbangsa dan bertanah air seakan semakin menghilang dan semakin tipis, dapat dilihat dari saat upacara bendera di sekolah maupun instansi, para murid hanya akan berbaris dan hormat bendera pada saat ditegur oleh guru. Terlupakannya sejarah nasional dan semangat perjuangan para pahlawan bangsa, serta kurangnya simpati para pemuda saat adanya pesta – pesta kenegaraan. Dibandingkan konser-konser band yang didatangai oleh ribuan bahkan puluhan ribu pemuda.

Degradasi bangsa yang dimaksud lebih menitikberatkan bahwa bangsa ini sedang “koleps”, beberapa diantaranya krisis kepercyaan, krisis kebudayaan dan kerisis kecintaan terhadap negara dan itu fakta dari sebuah degradasi bangsa yang dapat merusak sendi – sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. “ c )2memang setelah proklamasi 63 tahun yang lalu perjuangan belumlah berhenti namun itulah awal dari pembentukan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang merupakan tujuan kita bersama.

“Ketika orang – orang telah menyadari bahwa waktu telah menggusarkan banyak keyakinan yang berlawanan mereka menggusarkan banyak keyakian berlawanan, mereka mungkin jadi percatya . . . bahwakebaikan tertinggi yang diinginkan bias lebih baik diraih lewat rasa nasionalisme yang kuat, ujian terbaik untuk kebenaran adalah kekuatan suatu pemikiran “ )3 Dalam hal ini dijelaskan bahwa 63 tahun yang telah kita raih ini akan sangat percuma jika keadaan bangsa kita semakin terpuruk, dan tidak ada yang menyaklurkan ide mengenai bagaimana kita membangun Indonesia ini, sehingga timbul pemikiran kita untuk mempertahankan Tanah Air kita ini.

Pada saat ini sudah banyak kekayaan asli bangsa Indonesia yang semakin menghilang, hilangnya kebudayaan bangsa Indonesia yang termakan dan bersaing dengan kebudayaan baru yang hadir di era globalisasi ini. Saat ini 80% pemuda Indonesia lebih senang melihat Modern dance dan Sexy dancer dibandingkan pamerah tradisional kebudayaan dalam negri, dapat dilihat yang dating ke sebuah pamerah kebudaaan adalah orang-orang seniman budayawan yang sudah tidak muda lagi. Bahkan pada saat ini pemuda Indonesia lebih bangga memakai produk luar negri dibandingkan dengan buatan Indonesia “ konstruksi identitas dalam setiap sejarah selalu mengikuti posisi – posisi kuasa negara –negara totaliter telah membentukn identitas 0identitas yang statis dan membentuk manusia dalam logika “aku berbeda maka aku ada” )4

Pada saat ini memang pemerintah kita telah mencoba untuk melestarikan kebudayaan bangsa Indonesia dan menunjukannya kepada dunia , namun sebagian besar yang berperan bukanlah pemuda Indonesia melainkan orang –orang yangsudah tidak muda lagi jika dibandingkan kita mahasiswa. Saat ini kita sangat membutuhkan peranan pemuda – pemudi dalam melestarikan kebudayaan yang ada di indonseia ini dan melawan degradasi bangsa yang semakin menjadi.

Perlu adanya peran penting kita sebagai mahasiswa dan pemuda pemusi bangsa Indonesia, calon cendikiaqwan masa depan dalam mencoba dan mengisi 63 tahun kemerdekaan Indonesia ini dengan sesuatu yang berharga bagi bangsa Indonesia. Bela negara yang perlu kita tanamkan semenjak dini sehingga pada saatnya nanti akan muncul jiwa – jiwa yang siap membangun negara Indonesia, pemuda yang kuat yang rela membangun bangsa Indonesia, yang dapat membanggaan negara kita dan bangsa terhadap tanah air kita.